Kisah Bilqis Anindya Pasha

Tak semua orang merasakan nikmatnya kesehatan. Orang yang sehat tidak akan merasakan nikmatnya sehat, kecuali ia sedang sakit. Setiap orang berusaha memiliki kesehatan, berapapun harganya. Cobalah sejenak kita simak kisah hidup adik kita, Bilqis Anindya Pasha berikut ini.
Selama 19 bulan menyongsong dunia, Bilqis tak bisa menikmati hidup layaknya anak balita seusianya. Putri pasangan Dewi Farida dan Donny Ardianta Passa itu menderita penyakit yang timbul akibat rusaknya saluran empedu di luar hati sehingga tidak ada aliran empedu dari hati ke dalam usus 12 jari yang normalnya terjadi. Kelainan itu membuat hati Bilqis rusak. Untuk mengatasinya, Bilqis harus menjalani transplantasi hati.

Kehadiran Bilqis telah memberi pelajaran tentang cinta sekaligus pengorbanan kepada seluruh masyarakat di Tanah Air. Ia itu mampu menyedot perhatian hampir seluruh masyarakat di Tanah Air. Ketegarannya menghadapi penyakit menggugah hati para dermawan di Tanah Air. Melalui penggalangan dana Koin Cinta Bilqis, dana lebih dari Rp1,1 miliar berhasil dikumpulkan.

“Luar biasa”, Bilqis adalah anak yang hebat. Dia bisa mengumpulkan banyak uang melalui Koin Cinta Bilqis. Kami tidak menyangka anak ini dilahirkan untuk mendapat perhatian banyak orang seperti ini,” kata ayah Bilqis, Donny.

Semula dana sebanyak itu akan digunakan untuk operasi cangkok hati demi impian sembuh bagi Bilqis. Meski awalnya seluruh rangkaian operasi transplantasi hati tersebut memerlukan biaya yang tinggi, toh bantuan dermawan terus saja mengalir.

Secercah harapan memang sempat timbul, tetapi kembali tenggelam saat paru-paru Bilqis terserang bakteri ganas dan mematikan. Bayi yang lahir 20 Agustus 2008 itu pada akhirnya harus menyerah pada atresia billier yang telah menyertainya sejak lahir. Bilqis dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang sejak 2 Februari 2010. Pada hari Sabtu, tanggal 10 April 2010, sekitar jam 3 sore di ruang ICU, Bilqis meninggal. Bilqis meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Karyadi Semarang.

Syukurilah dan manfaatkanlah dengan baik nikmat kesehatan yang telah diberikan kepada kita.

Sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2010/04/11/14043116/Pelajaran.Cinta.dari.Bilqis
http://handokotantra.net/bilqis-meninggal-dunia.html
http://joyhomework.wordpress.com/2010/04/11/turut-berduka-atas-meninggalnya-adik-kecil-kita-bilqis/
http://aribicara.blogdetik.com/index.php/2010/02/04/koin-cinta-untuk-bilqis/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s