Tindakan Kasar Orang Tua dan Efeknya Terhadap Anak

Dia Berinisial L

Bagi orang tua, anak adalah segalanya. Para orang tua rela melakukan apa saja demi kebahagiaan anak-anaknya, terlebih untuk masa depan anak. Orang tua ingin anak-anaknya sukses dan lebih baik dari keadaan orang tuanya saat ini. Mereka mendidik, memberi makan, pakaian, dan hak-hak lainnya.

Kali ini, saya melakukan penelitian kecil-kecilan terhadap tindakan kasar orang tua terhadap anak. Saya melakukan wawancara terhadap L dan membadingkannya dengan 6 orang lainnya. Beberapa di antara mereka mengaku pernah diperlakukan kasar oleh orang tuanya. Mereka mengaku hanya dipukul dengan tangan. L mengaku pernah diperlakukan dengan diikat di pohon oleh ayahnya, dipukul dengan ikat pinggang, dan tindakan-tindakan lainnya. L mengaku bahwa tindakan orang tua L tersebut dikarenakan L selalu nakal dan tidak bisa diam.

Dugaan mengenai pengaruh apa yang mendasari tindakan orang tua L adalah tingkat pendidikan orang tua, keadaan ekonomi, dan lingkungan tempet orang tua L tinggal. Orang tua L tinggal di sebuah desa, di mana keadaan ekonomi keluarganya waktu itu sedang dihimpit oleh krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998. L adalah anak ketiga dan memiliki kelainan hiperaktif. Orang tua L waktu itu menganggap bahwa L adalah anak yang nakal dan tidak bisa diam. Orang tua L waktu itu tidak mengerti ada kelainan yang disebut dengan hiperaktif akibat tingkat pendidikan orang tuanya.

Ketujuh orang tersebut mengaku tidak ada efek trauma berarti akibat dari tindakan tersebut. Bahkan L mengaku, tidak ada efek trauma sama sekali. Justru ia merasa bahwa yang selama ini orang tuanya lakukan menjadikannya anak yang lebih baik dari sebelumnya. “Sejujurnya, saya hanya hiperaktif. Saya juga anak yang pintar dan teman-teman mengakui kepintaran saya membuat program komputer. Orang tua saya hanya tidak mengerti waktu itu. Jika saya nakal, mungkin saya sekarang tidak berkuliah di Gunadarma”, katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s