Keamanan Komputer

Gollmann (1999) menyatakan bahwa : Keamanan komputer adalah yang berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam sebuah sistem komputer.

Aspek keamanan menurut William Stallings (2012) :

  • Privacy / Confidentiality, yaitu menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
  • Data integrity, yakni informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
  • Authentication, yaitu metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah  orang yang dimaksud.
  • Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi

Terjadinya pembajakan pada sistem komputer melibatkan berbagai macam aspek antara lain Keamanan dalam sistem komputer sangat berpengaruh terhadap beberapa faktor di bawah ini diantaranya adalah social engineering, security hole pada sistem operasi dan servis, keamanan Fisik,serangan pada jaringan DOS attack, serangan via aplikasi berbasis web,trojan, backdoor, rootkit, keylogger,virus, worm

Dari pemaparan Virus hanya merupakan salah satu ancaman keamanan komputer. Semua program pengganggu keamanan komputer disebut Malicious Software atau disingkat Malware. Terkadang sebuah malicious software menyamar menjadi program yang seolah-olah program baik. Software bajakan atau software tidak asli biasanya akan disisipi malware tertentu. Sudah pasti, teknik tersebut digunakan untuk membuat user menjadi percaya program tersebut tidak mengandung bahaya, padahal program tersebut disisipi atau memang sebuah malware. Dengan memasang antivirus dan meng-update-nya secara rutin dapat meninimalisir resiko komputer terserang virus.

Transaksi online kerap kali dimanfaatkan. Motif utama dari pencurian informasi ini adalah mengetahui nomor kartu kredit untuk digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Pemilik kartu kredit masih banyak yang takut menggunakannya (kartuy kredit) untuk belanja online karena masih banyak kasus penyalahgunaan kartu kredit” kata Eko Juniarto (2012). Namun menurutnya, jika kita takut kartu kredit dicuri pihak lain, kita bisa menggunakan jasa perantara seperti PayPal. Lalu juga bisa menggunakan metode pengamanan dua langkah seperti Certified by Visa yang akan mengirimkan kode rahasia melalui ponsel. Langkah terakhir menurutnya adalah memeriksa tagihan. Jika ada transaksi yang dirasa mencurigakan, segera lapor ke pihak bank agar segera diperiksa. Kalau dikhawatirkan data kartu kredit sudah bocor, maka minta kepada pihak bank agar dilakukan blokir.

Referensi

Stallings, William 2012, Operating Systems Internals Anddesign Principles Seventh Edition, Prentice Hall, United States of America.

 Gollmann, Dieter 2001Computer Security, John Wiley & Sons Ltd,  United States of America.

Chip, 130501, 05/2013, Kompas Gramedia

Fauziah, Septi, A 2009, ‘HIJACKING SESSION PADA SISTEM KEAMANAN KOMPUTER (STUDI KASUS PENCEGAHAN VIRUS PADA E-MAIL)’, Jurnal Artificial, ICT Research Center UNAS, vol. 3, no. 1, pp. 41-49, viewed 30 Januari 2011, http://www.unas.ac.id/detail_publikasi_jurnal/170_hijacking_session_pada_sistem_keamanan_komputer_(studi_kasus_pencegahan_virus_pada_e-mail) via Shinta Purwoayu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s