Mungkin

Gagal kah aku

Yang selama ini ?

Burukkah aku, jika aku ?

Bodohkah… Aku hanya menata bata demi bata

Rumahku? Tanahku?

Aku, biarkan aku merebah

Aku hanya harus terbiasa

Sekarat bersama segenggam impian

Yang kadang saat lapar

Kutelan cepat-cepat

Tanpa pernah terwujud

Aku mungkin bodoh

Aku mungkin gagal

Mungkin

Iklan

Mendewasa

Satu kata yang dituju
Dewasa
Apa? Itukah?

Kuamati kalian
Masuk perlahan namun terlihat
Tak seperti aku yang hanya sibuk memperhatikan
Kalian terus berbuat
Di jalan yang benar, dan menempuh
Sedangkan aku hanya melihat

Kenapa aku terikat?
Payahkah?
Ragaku muda, hati layu
Tak sekuat dulu

Pandanganku tertuju
Mataku memanas
Namun ragaku
Membeku

Baik,
Ya,
Aku akan bangun lagi
Setidaknya panas ini
Walau tak sekuat kilatan
Aku berjuang

Aku bisa
Tapi, tolonglah aku
Lepaskan belenggumu

Sajak Sang Pelayar

Maukah kau dengar ?

Waktu itu hujan badai

Kapalku beradu dengan gerombolan ombak

Angin mengamuk tak terkendali

Lalu, tak lama Sang Pencipta yang Maha Perkasa

Menundukkan anginnya kepadaku

Aku mengucap syukur kepada-Nya

Ia telah gantikan angin mengamuk dengan angin yang baik

Berhawa sejuk dan tenang

http://epiloghearty.blogspot.com/2009/11/layar-keinsafan.html

Hawa sejuk dan nyaman itu membuatku bertanya

Kemana angin ini membawaku?

Kulihat sebuah pulau

Bertabur tanaman indah nan menggoda

Andai kutahu siapa yang punya

Ingin aku singgah di hatinya

Kucoba pijakkan kakiku di ujung penantian

Namun takdir tidak berkenan

Sedih hati kutinggalkan hati itu

Terkadang pulau indah itu

Hadir di sela mimpiku

Jikalau kau mau mendengar ini

Kau akan tahu dan mengerti

Candles

A triptic of tea light candles.

(Photo credit: Wikipedia)

They over busy
Here’s boring
Alone
In the day I lit to light up
How it might to be seen?
I dimmed, outclassed the sun
Stupidly, I chose to be alone
Because no one will probably see my light
When there is much brighter than me
How did you find it?
Now my body is depleted
At least before I die
I had glow in the dark
Caress you with my fade
But when, who, where ?