Some Holiday’s Picture (LOW QUALITY PICTURES)

Iklan

Sajak Sang Pelayar

Maukah kau dengar ?

Waktu itu hujan badai

Kapalku beradu dengan gerombolan ombak

Angin mengamuk tak terkendali

Lalu, tak lama Sang Pencipta yang Maha Perkasa

Menundukkan anginnya kepadaku

Aku mengucap syukur kepada-Nya

Ia telah gantikan angin mengamuk dengan angin yang baik

Berhawa sejuk dan tenang

http://epiloghearty.blogspot.com/2009/11/layar-keinsafan.html

Hawa sejuk dan nyaman itu membuatku bertanya

Kemana angin ini membawaku?

Kulihat sebuah pulau

Bertabur tanaman indah nan menggoda

Andai kutahu siapa yang punya

Ingin aku singgah di hatinya

Kucoba pijakkan kakiku di ujung penantian

Namun takdir tidak berkenan

Sedih hati kutinggalkan hati itu

Terkadang pulau indah itu

Hadir di sela mimpiku

Jikalau kau mau mendengar ini

Kau akan tahu dan mengerti

Candles

A triptic of tea light candles.

(Photo credit: Wikipedia)

They over busy
Here’s boring
Alone
In the day I lit to light up
How it might to be seen?
I dimmed, outclassed the sun
Stupidly, I chose to be alone
Because no one will probably see my light
When there is much brighter than me
How did you find it?
Now my body is depleted
At least before I die
I had glow in the dark
Caress you with my fade
But when, who, where ?

Internet : Testimoni Gaya Novel

Internet. Orang sudah tidak asing lagi dengan jaringan yang satu ini. Meski mereka sendiri tidak begitu mengerti apa arti internet sebenarnya. “Apa itu internet ?” jawaban mereka : indomie telor kornet, internetwork, international network, jaringan komputer yang menghubungkan seluruh komputer di seluruh dunia, jaringan global, yang untuk BBM sama Twitter, makanan apaan itu ?, Bahasa planet mana itu ?, Itu looo yang pake paket full service dan banyak jawaban-jawaban yang lainnya.

Mereka hari ini baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat di dalamnya. ATM, social media Facebook, BBM, Twitter, website, playstore, email, BB, Android, Paket, Kuota, Socialita, Full service, WhatsApp, Line, Foursquare, blog, Google, Yahoo!, streaming, jual beli online, kaskus, dan serentet kata-kata yang kini bukan lagi “dianggap” bahasa asing yang perlu diterjemahkan dengan kamus beratus ribu lembar halaman.

Mereka tidak akan pernah peduli bagaimana sejarah internet, yang dulu merupakan koneksi komunikasi rahasia departemen Pertahanan Amerika Serikat tahun 1969 yang dikenal dengan ARPANETย (Advanced Research Project Agency Network) yang berhasil membuat 2 buah komputer saling berkomunikasi melalui jaringan telepon kabel untuk keperluan militer. Atau tentang TCP/IP yang terbagi atas 7 lapisan yang membuat BBM mereka terkirim tanpa pending. Atau tentang bagaimana koneksi broadband yang membuat mereka menerima kirimanย 60ย 397ย 977 karakter per detik ke gadget mereka. Banyak orang yang tidak mau dan memahami arti sebuah kerumitan yang membuat mereka lupa. Dan kini, mereka terlena akibat kemudahan yang ditimbulkan dari kesulitan dan kerumitan yang dulunya ada.

Internet kini digunakan untuk semua orang. Entah berapa jumlah pelanggan yang memiliki akses internet. Mulai dari balita, pelajar, tukang ojek, tukang ketoprak, tukang somai, direktur, presiden, banyak sekali. Hambatan waktu dan tempat bukan kendala; internet tersedia 24 jam non-stop. Kapan stopnya ya?; kiamat internet pasti terjadi, tetapi waktunya tidak ada yang tahu. Meski isu yang beredar sudah muncul, ternyata hanya tipuan saja. KIta semua mungkin tidak merasakan kerumitan bagaimana sebuah jaringan komputer seluruh dunia (internet) dibuat. Tapi kita menikmati hasil jerih payah orang (yang kalian katakan : “orang kurang kerjaan”) yang menciptakan sebuah benda sederhana dari sebuah kerumitan yang kompleks (yang malah menciptakan “kerjaan”).