Review Xiaomi Redmi Note 4 Helio X20

Review Xiaomi Redmi Note 4 Helio X20

Hai, Hallo… :D lama tidak menulis dikarenakan saya sudah terlalu sibuk ngurusin urusan yang semakin hari semakin banyak. Jadi belum sempat berbagi ulasan mengenai Xiaomi Redmi Note 4 Helio X20 yang sempat saya miliki dari tahun 2016 kemarin. Tapi saya sudah jual ke orang lain dengan berbagai hal yang menurut saya kurang. Apa hal itu? Baik sebelumnya kita bahas dapur pacu si Xiaomi Redmi Note 4 Helio X20 ini ya…

Spesifikasi

Layar
5.5 inches 1080 x 1920 pixels (401 ppi), IPS LCD
Jaringan
Dual SIM (GSM/GSM) Micro SIM/SIM
Memori
64 GB
microSD up to 256 GB (hybrid slot)
RAM
4GB
Konektifitas
4G LTE, WIFI, Bluetooth, GPS, Proximity, Compass, Gyro, Ambient Light Sensor, IR Blaster, fingerprint sensor, 10 points multitouch
OS
MIUI Android Marshmallow
Processor
Mediatek Helio X20 Deca Core
Graphic Processor
Mali-T880 MP4
Kamera Sekunder
5 MP
Kamera Primer
13 MP Auto focus with Flash
Kapasitas Baterai
Lithium-Polymer 4100 mAh

Dari spesifikasi di atas, sungguh menggiurkan dengan harga 2,19 juta saja sudah dapat spesifikasi super waw (di saat saya beli, belum ada seri redmi note yang di atas nya). Keren banget dan HP paling gesit yang pernah saya miliki. Tapi jujur saja ada pengalaman kurang menyenangkan di saat saya menggunakan HP ini. Apa saja kelebihan dan kekurangan Xiaomi Redmi Note 4 ini? berikut saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya. mohon dicatat ya….

Kelebihan Xiaomi Redmi Note 4

  1. Harga murah
  2. Spesifikasi mantap ada 10 core prosesor, RAM nya besar (sama seperti RAM laptop saya :D)
  3. Ada fingerprint sensor jadi tombol power awet karena buka kunci layar bisa pakai sidik jari.
  4. Ambil foto selfie bisa pakai finger print
  5. Bisa main VR dan nonton pake Cardboard atau VRBox
  6. Layar besar, jernih, asyik buat main game dan nonton
  7. Desain bagus, mulus
  8. Jarang nge-hang dan jarang lag
  9. Jaringan 4G LTE
  10. MIUI yang bisa ganti-ganti tema. Saya pakai tema iPhone jadi berasa punya iPhone betulan :v
  11. Kapasitas baterai yang besar. Tapi hanya 1.5 jam nge cas nya dengan catatan pakai charger asli dan kabel asli, saya pernah tes untuk ini.
  12. Locked Bootloader dan bisa kunci HP kalau merasa HP nya hilang (seperti iCloud nya iPhone)
  13. Kalau remote TV / Remote AC hilang, HP ini bisa dipakai sebagai remote TV.

Kekurangan Xiaomi Redmi Note 4

  1. Garansi yang saya dapat garansi distributor.
  2. Spesifikasi mantap, tapi sepertinya saya merasa agak boros. Mungkin karena 10 core processor dan layar nya yang besar.
  3. Speaker nya masih mono, belum stereo. Lubang speaker ada di sebelah kanan, yang kiri lubang mic
  4. Saya merasa sulit mengantongi HP ini, karena bentang layar nya 5,5″.
  5. Saya sudah coba-coba berbagai cara dari flash ROM China stable, China Dev, Global Stable, Global Dev, pakai *#*#4636#*#*, *#*#3646633#*#* dan masih belom bisa menikmati sinyal 4G Smartfren.
  6. Beratnya lumayan terasa. Kadang pegel megang HP ini.
  7. Saya lebih suka AOSP murni, walau di MIUI bisa ganti tema, saya tetep lebih suka AOSP murni, karena lebih sedikit RAM yang terpakai untuk sistem. Saya juga kurang suka dengan aplikasi antivirus dan cleaner nya, dan masih meragukan kedua aplikasi itu.. Saya lebih suka saya manage semua nya sendiri.
  8. Susah untuk di root. Harus minta kode UBL ke XIAOMI yang kadang lama dan tak kunjung dibalas.
  9. Body nya logam, jadi agak hangat pas dipegang lama-lama. Tapi saya akali dengan cara pasang ultra thin case.
  10. Belum ada perlindungan dari goresan di HP ini, jadi wajib beli screen protector.
  11. Penyakit lama MediaTek yakni GPS nya sering lari-lari. Saya pernah nyasar gara-gara GPS nya.

Dari penjelasan di atas, hal yang paling membuat saya tidak betah lama-lama pakai HP ini adalah karena HP ini berat, layarnya terlalu besar jadi pas dikantongi tempered glass saya pecah karena sering tertekan saat dikantongi, dan yang paling fatal adalah saya tidak bisa pakai jaringan 4G nya Smartfren di Xiaomi Redmi Note 4, dan GPS nya sering lari kemana-mana. Akhirnya saya terpaksa jual dengan harga 1.9 jt dan beli HP baru hehehe…

Oke segitu dulu posting saya. Semoga bermanfaat, kalau ada kata-kata yang salah mohon koreksinya di kolom komentar. Terima Kasih :D

Iklan

Perusahaan Butuh Lulusan yang Out-Of-The-Box

Untitled-1

Beberapa hari belakangan ini saya jalan-jalan ke beberapa perusahaan. Rencana mau perbaikan karier, tapi belum ada jawaban lagi dari yang perushaan-perusahaan itu. Entah makin ke sini makin nggak yakin mau terima tawaran perushaan yang mana andaikan semuanya diterima. Nyari yang cocok sama culture mereka, itu targetnya.

Jadi di salah satu perusahaan, ada satu yang paling unik. Pertama, pakai bahasa Inggris karena merupakan perusahaan Jepang mitra Google, bergerak di bidang agen periklanan dan manager mereka orang Jepang asli. Kedua, yang namanya mitra Google, benefit dan pressure nya nggak jauh dengan fasilitasnya karyawan Google. Saya iseng aja apply ke sana, dan betul saja seperti khas nya Google : penuh kejutan dan out-of-the-box.

Dari wawancara panjang saya dengan officer nya, saya baru menyadari beberapa yang harus saya perbaiki tentang bekerja dan menjalani hidup dan meningkatkan peluang peningkatan karier.

Jadilah orang yang selalu memberi solusi untuk masalah orang lain. Misalnya Google yang hadir untuk memberi hasil pencarian terbaik dengan algoritma canggih. Jangan jadikan solusi lama untuk menyelesaikan masalah baru yang serupa dengan masalah yang lama. Karena harus punya solusi yang jauh lebih “gila” daripada yang sudah ada saat ini. Harus bisa melihat lingkungan dan permasalahannya, merumuskan permasalahan, ambil hipotesa, lakukan percobaan sampel, jika berhasil di percobaan sampel langsung terapkan dan jadilah orang yang pertama dan terbaik dalam menemukan sebuah solusi.

Sayangnya, kalau saya nilai diri saya sendiri dari interview dengan mereka, nilai saya enggak menggembirakan. Agak terganggu masalah perut saya yang mulai kehabisan bahan untuk diolah, jadilah saya blank dan enggak berhasil mengesankan mereka. Jadi saya berjanji saya akan lebih out of the box dan lebih banyak mencari inspirasi.

Ke ruang nakhoda KMP Port Link III

Udah berapa lama ini blog nggak ada posting baru ya? Maklum sekarang saya lagi galau nyari kerjaan sana-sini tapi belum juga dapat hehehe… Abis lulus ternyata nggak gampang cari kerjaan. Agak nyesel juga sebenernya melepas begitu aja pekerjaan di Integrated Laboratory. Padahal tujuan sebenernya biar bisa kerja di Lampung, ternyata susah banget nyari kerjaan di Lampung. Nggak ada lowongan untuk anak Sistem Informasi.

Oke lanjut ke topik awal. Perjalanan kali ini dari rumah mau ke Bogor dengan tujuan mau ngambil ijazah yang katanya sudah jadi. So, ya dari Lampung berangkat mengendarai bus DAMRI Royal Class seharga Rp270000. Perjalanan menyenangkan sih walaupun berangkat sendirian dan penumpang sebelah saya nggak enak buat diajak ngobrol, cuek abis. Sampe akhirnya saking bete nya saya ketiduran. Pas bangun udah sampe di Dermaga 3 Bakauheni.

Nungguin bus masuk ke dalam kapal yang dinaekin sama bapak Jokowi pas abis kunjungan ke Lampung, KMP Port Link III punyanya ASDP. Kapalnya punya ruangan untuk kendaraan yang besar plus ada kafe dan ruang karaoke juga (baru ini, loo yang ada ruang karaokenya). Awalnya agak membingungkan kapal ini, karena susunan ruangannya berbeda dari kebanyakan kapal-kapal lainnya. Dari pajangan-pajangan gambar di dinding kapal, ternyata kapal ini kapal dari negara Korea. Saya di kafenya menikmati santap malam dan minum secangkir kopi, dengan ditemani penumpang yang asyik sama gadgetnya dan nggak bisa diajak ngobrol.

Terus jalan ke luar kafe dan bertemu dengan ABK yang duduk di tangga. Nggak sengaja jadi ngobrol. Saya jadi tau keluh kesahnya ABK yang harus jauh dari keluarga yang berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tidak pulang ke rumah, apa yang mereka lakukan di kapal, tantangan di laut, sampai spesifikasi kapal yang sedang saya naiki. Tiba-tiba menawari saya naik ke bagian nakhoda kapal. Sayapun mengiyakan saja, kesempatan langka looo… Hehehe… Jarang-jarang penumpang biasa tapi ke kabin nakhoda hehehe… Seumur hidup baru kali ini saya naik ke bagian nakhoda.

Sampai di ruang nakhoda,  saya melihat beberapa peralatan navigasi seperti radar dan kompas, dan panel-panel indikator yang sepertinya sensor asap. Juru kemudi kapal ada dua, yaitu orang yang mengendalikan kecepatan kapal, dan yang mengatur arah kapal. Tapi saat saya naik ke kabin kapten kapal sedang beristirahat. Ada juga ruangan khusus untuk komunikasi antara nakhoda dan pihak dermaga. Ruangannya luas dan masing-masing kru bertugas sesuai arahan kapten. Hmmm… seru sekali rasanya.

Satu hal yang saya pelajari adalah : jangan menganggap remeh orang lain. Jangan cuek. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi jika kita mau membuka diri untuk orang lain. Mungkin saja dari perkenalan iseng, kita bisa dapat teman, jodoh, pekerjaan, pengalaman, atau sekedar cerita yang belum pernah kita dengar sebelumnya. Jangan sibuk sama gadget mulu… Hehehehe….

http://lampost.co/berita/tiba-di-merak-presiden-jokowi-naik-kmp-port-link-iii

http://bisnis.liputan6.com/read/612230/kapal-termewah-ri-dibikin-di-tempat-yang-sama-dengan-titanic

Curhatku : Akhirnya lulus S1

IMG_20140926_171457Segala cerita baik menyenangkan maupun tidak mengenakkan sudah dilalui. Banyak sekali kisah-kisah terjadi saat itu. Cerita yang 4 tahun terjadi kini sudah berakhir. Terima kasih untuk semua orang yang aku temui di dunia ini. Kalian baik langsung maupun tidak langsung telah memberi warna di kehidupanku. Aku yang dulu begitu egois dan pemaksa, kini aku sudah berubah jadi orang yang lebih banyak mendengar dan memahami. Ya semoga tidak hanya predikat sarjana yang akan aku dapatkan, tapi juga predikat kedewasaan. Ya, meski ada beberapa hal yang masih belum berubah. Semoga aku bisa kuliah lagi. Kenapa ketagihan kuliah? Kalian yang nggak merasakan kuliah tidak akan mengerti indahnya dunia perkuliahan. Mulai dari persahabatan, pertemanan, permusuhan, pengkhianatan, rasa iri, simpati, cinta yang tak sampai, dan sebagainya. Begitulah perkuliahan yang aku lalui, memberi banyak pengalaman baru yang seru sekali. Aku bersyukur, misalnya aku tidak berkuliah mungkin aku tidak akan mengalami cerita-cerita luar biasa ini.

Banyak ilmu dan pengalaman yang menjadi bahan pelajaran. Tidak terasa semuanya berlalu, bahkan aku belum tahu jawaban dari gadis impianku itu. Seberapapun aku berusaha untuk mencuri perhatiannya, dia tidak pernah mengacuhkanku. Mungkin aku kurang tampan dan tidak menarik. Lalu pernah aku ungkapkan rasa di hati aku, jawabannya : terima kasih. Entah aku yang terlalu sensitif, atau dia yang tidak punya perasaan, yang jelas aku sakit hati atas pernyataannya. Apa boleh buat, meski hancur rasanya tapi setidaknya aku tahu jawabannya. Lanjut lagi, ketika penulisan ilmiah di smester 5, judul aku mengenai “Pengembangan Studentsite” ditolak. Padahal webnya sudah jadi dan tinggal penulisannya saja yang belum selesai. Ketika aku di smester 8, alangkah terkejutnya aku, ternyata Studentsite nya sudah dikembangkan oleh orang lain. Betapa terkejut dan hancur lagi hati aku. Belum lagi orang tua yang tidak mengizinkan aku kerja di Jakarta dengan berbagai alasan. Alhasil, 4 lamaran aku aborsi. Hancur lagi hati aku. Semoga hancur dan bangkitnya diri ini membawa dampak baik di masa mendatang. Desember nanti, aku akan diwiswuda. Hari yang sangat aku nantikan. Terima kasih semua.