Review Overcoss Winner Y Ultra (A75A)

Hai, apa kabar? Udah pada nikah belom? hehehe… Maaf belakangan ini udah kerasa desakan menikah dari keluarga saya. Tapi selalu mentok di pertanyaan membosankan : Calon aja belom ada, gimana nikahnya? hehehe :V. Oke, kalli ini mau membahas satu lagi handphone dari vendor lokal Evercoss A75A Winner Y Ultra. Pas pertama beli Infinix Hot 2 jadi agak nyesel pas produk ini keluar. Karena spesifikasi hampir sama, cuma beda di layar karena pixel density nya kecil dan resolusinya juga kurang besar. Tapi di balik itu semuanya, memang sebaiknya disyukuri saja. Terbukti Winner Y Ultra tidak lebih baik di mata saya dibanding dengan Infinix Hot 2 dalam hal experience. Masih kalah stabil kalau dibanding dengan A7S*.

Evercoss A75A Winner Y Ultra

Spesifikasi

Layar
480 X 854 Pixels (196 ppi), 5 inc, IPS LCD
Jaringan
Dual SIM (GSM/GSM) Micro SIM/SIM
Memori
16 GB
microSD up to 32 GB
RAM
2GB
Konektifitas
HSPA+, WIFI, Bluetooth, GPS, Proximity, Ambient Light Sensor
OS
Android 5.1 Lollipop
Processor
SpreadTrum SC8830 Quad core 1,2 GHZ
Graphic Processor
Mali-400 MP2
Kamera Sekunder
2 MP
Kamera Primer
8 MP Auto focus with Flash
Kapasitas Baterai
Lithium-Ion 2200 mAh

Catatan-catatan :

Saya bukan mau nakut-nakutin membuat posting ini, tapi ini real apa yang saya dapatkan dari membeli handphone ini yang saya beli kemarin.

Winner Y Ultra vs Infinix Hot 2

  1. Secara fisik, saya paling nggak suka sama bezel berwarna krom di sekeliling layar. Terkesan murahan.
  2. Chipset yang dipakai Spreadtrum. Saya kurang mengenal chipset ini. Belum banyak dukungan developer.
  3. Ada aplikasi yang menurut saya tidak sebaiknya dipasang ke sistem, seperti Clean Master yang seharusnya opsional saja. Justru everstore yang layak masuk ke aplikasi sistem malah hanya dibuat opsional.
  4. Saat saya gunakan google maps, GPS kurang akurat menunjukkan lokasi.
  5. Saya tidak menyangka bahwa handphone ini hanya mendukung 2 touch point saja. Sebaiknya fitur ini ditingkatkan menjadi 5 misalnya.
  6. Tangkapan sinyal kurang baik dan tidak stabil. Baterai terkuras cukup cepat.
  7. Sensor ambient light kurang baik. Layar tidak cepat menyesuaikan kecerahan jika keadaan sekitar berubah pencahayaannya.
  8. Search bar pada launcher kurang menarik.
  9. Layar kurang tajam. Density rendah dan resolusi belum HD.
  10. Kedua kamera agak buram hasil tangkapannya. Dan kamera depan agak lag.
  11. Lampu flash nya kurang terang.

Demikian hal yang bisa saya bagikan dan saya tulis di blog ini. Semoga berkenan. Saya tidak berusaha menjatuhkan atau menjelekkan, namun inilah fakta yang harus saya bagikan :-)

Iklan

Review Infinix Hot 2

index

Review kali ini  mengenai Infinix Hot 2 Android One. Udah ada 1 bulan lebih make smartphone ini, dan overall puas, walau agak kurang di beberapa sisi. Berikut ini saya jabarkan spesifikasi, kelebihan dan kekurangan dari Infinix Hot 2.

Spesifikasi

 Layar
720 x 1280 Pixels, 5 inc, IPS HD LCD
 Jaringan
Dual SIM (GSM/GSM) Micro SIM
 Memori
16 GB
microSD up to 32 GB
 RAM
1GB/2GB
 Konektifitas
HSPA+, WIFI, Bluetooth, GPS, Proximity, Ambient Light Sensor
 OS
Android 5.1 Lollipop
 Processor
MT6580 Cortex – A7, Quad Core 1,3 Ghz
 Graphic Processor
Mali-400 MP
 Kamera Sekunder
2 MP
 Kamera Primer
8 MP Auto focus with Flash
 Kapasitas Baterai
Lithium-Ion 2200 mAh

Sumber :

Kelebihan

Handphone ini cukup bersahabat dengan kantong, cukup Rp1.299.000 saja (untuk ram 2GB). Memori internal yang sangat lega, sebesar 16GB dan akan mendapat Upgrade resmi dari Google selama 2 tahun. Kapasitas baterainya cukup, bisa on selama 12 jam lebih (tergantung kondisi dan pemakaian). Processor Quadcore juga sangat mendukung untuk main game HD dengan lancar.

Kekurangan

Jelas terlihat dari spesifikasinya, kekurangan dari Infinix Hot 2 adalah :

  1. Belum support 4G LTE
  2. Desain terkesan biasa saja, bagian belakang glossy, rentan tergores.
  3. Kamera hanya 8 MP dan 2 MP. Banyak smartphone dengan kisaran harga yang sama tetapi lebih mumpuni kameranya.
  4. Tidak ada aplikasi gallery dan file manager.
  5. Tidak tersedia Magnetic Sensor (ini yang sangat disayangkan)

Mediatek Engineer Mode Tweak

Hai, jumpa lagi dengan saya. Kali ini saya akan berbagi tips (udah lama banget tips ini) tapi hal remeh yang akan saya share kali ini cukup berguna bagi saya. Saya sudah bergonta-ganti device Android dan selama memakai device dengan SoC Mediatek saya menemukan bahwa masalah pada Mediatek umumnya ada 2 :

1. GPS Lock yang lama (kadang 15 menit aja belom muncul lokasinya)
2. Kapasitas baterai yang hilang begitu saja (diakibatkan sinyal agak gimanaaa gitu, naek turun udah kayak nilai tukar Rupiah :-D)

Berikut saya bagikan tips optimasi baterai (karena sinyal) dan GPS lock yang lama banget. Trik ini sudah berhasil di Infinix Hot 2 dan K-Touch H1 dengan ROM pabrikan dan dalam keadaan non-rooted.

Persiapan Awal, Pastikan kita bisa akses MTK Engineering Mode, bisa pakai Mobile Uncle atau Anycut. Kalau untuk infinix Hot 2, karena tidak ada MTK Engineering Mode di sistemnya, download di Playstore MTK Engineering Mode di Playstore.

Mematikan Fast Domarcy

Fast Dormancy

Fast Dormancy

Fast dormancy adalah fitur cek sesi negosiasi koneksi handphone ke BTS. Dalam posisi aktif, handphone akan cek status dirinya di BTS setiap 7 detik. Kalu dalam posisi off, handphone akan mengecek tiap 30detik. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1. Buka MTK Engineering Mode lalu pilih MTK Settings
2. Pada tab Telephony, cari Fast Dormancy.
3. Buka Fast Dormancy, lalu klik Config FD.
4. Pilih Turn Off r8 FD & Legacy FD, lalu klik OK.
5. Restart handphone.

Mengoptinalkan GPS

YGPS

YGPS

Supaya GPS pada Mediatek cepat lock nya, ada sedikit trik yang bisa dicoba. Langkahnya sebagai berikut:
1. Buka MTK Engineering Mode lalu pilih MTK Settings
2. Pada tab Location, cari YGPS.
3. Pada tab Information, klik sesuai urutan >> “hot”, “full”, lalu “AGPS restart”.
Demikian, Sekian, Terima Kasih :D

Review evercoss A7S*

A7S

Hai, selamat berjumpa lagi dengan saya (lama enggak posting) :D dan review ini juga sebenernya udah lama pengen ditulis, tapi ya karena kesibukan jadi baru ditulis sekarang. Udah make smartphone evercoss a7s* ini, dan overall puas, walau agak kurang. Di waktu handphone ini mau saya beli, saya masih bingung apakah harus membeli Evercoss A7s*, Nokia X, Nokia XL, atau Galaxy Ace 3. Tapi gara-gara dikasih tau temen, pilihan jatuh kepada Evercoss. Berikut ini saya jabarkan spesifikasi, kelebihan dan kekurangan dari Evercoss A7S*.

Spesifikasi

 Layar
QHD 540 x 960 pixels, 4.5 inc, IPS LCD
 Jaringan
Dual SIM (GSM/GSM)
 Memori
4 GB
microSD up to 32 GB
 RAM
512 MB
 Konektifitas
HSPA+, WIFI, Bluetooth, GPS, Magnetic Sensor, Gyro, Proximity, Ambient Light Sensor
 OS
Android 4.2/4.4 Kitkat
 Processor
MT6572 Cortex – A9, Dual Core 1,3 Ghz
 Graphic Processor
Mali-400 MP
 Kamera Sekunder
1.3 MP
 Kamera Primer
8 MP Auto focus with Flash
 Kapasitas Baterai
Lithium-Ion 1600 mAh

Sumber : http://www.onetekno.com/2015/08/hp-android-murah-berkualitas-evercoss.html

Kelebihan

Handphone ini cukup bersahabat dengan kantong, cukup Rp999.000 saja. Sensor tergolong lengkap, dukungan jaringan HSPA+, graphic processor yang bagus.

Kekurangan

Jelas terlihat dari spesifikasinya, kekurangannya adalah ukuran RAM yang masih 512MB. Kualitas kamera juga biasa saja. Kapasitas baterai yang saya rasa kurang jika harus menyuplai dual SIM dan layar 4.5′.